Pemenang Tender Proyek Air Umbulan Ditentukan Awal 2014

Mon,01 April 2013 | 01:00



JAKARTA - Pemenang tender proyek Kerjasama Pemerintah Swasta Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Umbulan di Jawa Timur  ditentukan pada awal 2014. Saat ini proyek tersebut sedang dalam tahap persiapan studi kelayakan.
 
Investasi proyek air minum Umbulan mencapai Rp 2,07 triliun.  proyek ini akan menglarkan debuit air 4.000 liter per detik ke daeah penerima seperti Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.

Emma Sri Martini, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur, mengatakan pihaknya membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) untuk menjadi fasiltator proyek KPS SPAM Umbulan. "Tugas kami membantu Pemerintah Jawa Timur dari tahap persiapan hingga transaksi proyek," kata Emma. 
Menurut dia, dalam menjalankan tugas sebagai fasilitator proyek air minum tersebut,  perseroan melakukan studi tentang kelayakan proyek, nilai investasi, nilai jual air, dan alternatif bentuk kerja sama dengan investor swasta. Dari hasil studi yang dilakukan, dinyatakan tiga konsorsium lulus prakualifikasi tender.
Ketiga konsorsium tersebut adalah konsorsium PT Medco, PT Bangun Cipta Sarana, dan Marubeni Corp; konsorsium China Harbour Eng. Co. Ltd dan Sun Global; dan konsorsium PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan Beijing Enterprises Water Group.
Emma menjelaskan proyek KPS SPAM Umbulan akan memanfaatkan mata air Umbulan yang terletak di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. "Airnya akan di distribusikan ke lima titik wilayah, yaitu Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik."

Astried Swastika, Head Of Corporate Secretary PT SMI, menambahkan hasil pemenang tender proyek ini dapat ditentukan pada awal tahun depan. "Berhubung konsesi proyek ini jangka panjang yaitu 25 tahun, maka peserta tender diberikan waktu lama untuk menyerahkan dokumen studi kelayakan. Dengan demikian diharapkan awal tahun depan sudah ada pemenangnya," ujar Astried.

Menurut dia, biaya pre-studi kelayakan hingga studi kelayakan proyek ini sebesar 2%-5% dari total investasi proyek yang mencapai Rp 2,07 triliun. Proyek KPS SPAM Umbulan merupakan showcase project yang diamanatkan Kementerian Keuangan kepada PT SMI untuk membiayai persiapan proyek hingga mendapatkan pemenang tender.

Setelah proses tender selesai, pihaknya akan melakukan penagihan biaya kepada Kementreian Keuangan, dengan dilengkapi dokumen yang mendukung. 
Mohamad Rachmat Karnadi, Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BP SPAM), mengatakan proyek KPS SPAM Umbulan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat di Jawa Timur dan sekitarnya.

Sasaran dari proyek ini adalah dibangunnya jaringan pipa transmisi beserta sistem intake dan offtake air minum Umbulan ke beberapa wilayah kabupaten atau kota di Jawa Timur. Misalnya, Kabupaten Pasuruan 410 liter per detik, Kota Pasuruan 110 liter per detik, Kabupaten Sidoarjo 1.200 liter per detik, Kota Surabaya 1.000 liter per detik, Kabupaten Gresik 1.000 liter per detik, dan PDAB Jawa Timur 200 liter per detik. 
Potensi Investasi
Agus Sunara, Direktur Eksekutif Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), mengatakan proyek KPS SPAM Umbulan akan menjadi investasi proyek di mata air terbesar di Pulau Jawa. "Ini membuktikan potensi investasi di sektor air minum besar," kata dia.
Agus menjelaskan, saat ini perusahaan swasta nasional seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Bakrie Development, serta beberapa perusahaan asing dari Malaysia, Uni Emirat Arab, Perancis, Jepang, dan Korea Selatan mulai gencar masuk pada sektor air minum di Indonesia.  Namun demikian, keputusan pihak swasta bergabung di sektor air minum berada pada pemerintah kota dan kabupaten derah masing-masing. "Salah satu yg menghambat adalah situasi politik di daerah tersebut dan pemahaman kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta mengenai potensi apa yang perlu dikerjasamakan." 

Berita Terkait