• ??? ????
  • ??? ????
  • Studi Kelayakan Tol Serpong-Balaraja Tuntas Akhir September

    Wed,26 September 2012 | 02:15

       
     
    Tag

    Studi, Kelayakan, Tol, Serpong-Balaraja, Tuntas, Akhir, September,

    JAKARTA (IFT) - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan penyelesaian proses studi kelayakan (feasibility study) proyek tol Serpong-Balaraja dapat dituntaskan akhir bulan ini. Rencananya pemerintah akan melelang proyek tersebut pada Oktober 2012.   Achmad Gani Ghazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, mengatakan pemrakarsa proyek tol itu yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah memasukkan dokumen hasil studi kepada pihaknya beberapa waktu lalu. Namun, dokumen masih harus melalui tahap revisi sebelum difinalisasi.   “Kami sudah terima proposal sekaligus dokumen FS dari pemrakarsa, tetapi belum bisa final karena masih butuh perbaikan. Ada detil yang harus dimatangkan. Tapi kami harapkan bisa selesai akhir bulan ini supaya tender dimulai Oktober,” ujarnya, Selasa.   Menurut dia, berdasarkan proposal yang diajukan pemrakarsa, ruas tol tersebut akan melewati enam kecamatan di wilayah selatan hingga barat Kabupaten Tangerang, yaitu Cisauk, Legok, Curug, Panongan, Tigaraksa, dan Balaraja sepanjang 36,3 kilometer.   Total kebutuhan investasi untuk pembangunan dan pengadaan tanah jalan tol tersebut mencapai Rp 6,53 triliun. Achmad Gani menilai, pembangunan ruas tersebut bisa dimulai pada tahun depan menyusul kebutuhan lahan untuk dibebaskan tidak terlalu besar.   Proses pengadaan lahan diperkirakan tidak terlalu sulit karena sebagian besar tanah masuk dalam konsesi kawasan yang dipegang oleh pemrakarsa. "Nantinya pengadaan juga akan menggunakan aturan baru sehingga waktu lebih pasti,” jelasnya.   Adapun sisa kebutuhan tanah yang berlokasi di kawasan Balaraja atau di luar kawasan yang menjadi hak konsesi pemrakarsa diperkirakan tidak terlalu besar dan pengadaannya akan dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.   Dalam konsorsium pemrakarsa tersebut, lanjutnya, Bumi Serpong Damai rencananya akan bekerja sama dengan PT Transindo Karya Investama, anak usaha Kelompok Kompas Gramedia, yang juga merupakan salah satu pemegang saham di proyek tol Cinere-Jagorawi.   Hermawan Widjaja, Sekretaris Perusahaan Bumi Serpong Damai, mengungkapkan perusahaan menargetkan proyek tol tersebut dapat memasuki tahap konstruksi pada 2013 sehingga seksi I ruas dapat mulai dioperasikan pada 2014.   Pembangunan proyek tol Serpong-Balaraja bertujuan untuk mengantisipasi rencana pengembangan BSD City. Keberadaan jaln tol itu juga diproyeksi dapat meningkatkan penjualan maupun harga proyek properti di sekitar ruas tersebut.   Harga tanah di sepanjang rencana proyek tol umumnya akan naik sekitar 20%-60%, bahkan mencapai 100% saat tol telah dioperasikan. Hermawan memperkirakan penjualan properti di kawasan BSD City akan meningkat hingga 30% dengan adanya jalan tol tersebut.   Kementerian Pekerjaan Umum menunjuk Bumi Serpong Damai sebagai pemrakarsa rencana proyek pembangunan ruas tol Serpong-Balaraja melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum pada 29 Februari 2012.   Djoko Murjanto, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, menyatakan meski rencana proyek tol Serpong-Balaraja tidak masuk dalam prioritas pemerintah, namun kebutuhan ruas tol di wilayah pemukiman itu sudah mendesak.   “Kalau ada swasta yang menginisiasi proyek tol, idealnya mereka sudah punya kalkulasi untuk kelayakan finansialnya. Kalau melihat lokasi yang bagus di sekitar perumahan, harusnya proyek ini potensi trafik lalu lintas hariannya cukup tinggi dan feasible," jelasnya.   Pembangunan ruas tol Serpong-Balaraja diperlukan untuk mendukung arus transportasi dari sejumlah kawasan perumahan di daerah tersebut menuju Jakarta dan sebaliknya. Rencananya, jalan tol itu akan terkoneksi dengan jalan tol Serpong-Bandara dan tol Jakarta-Bumi Serpong Damai.(*)  

    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News